Orang yang tahu dan tidak tahu bahwa dia tahu; ia tidur. Biarkan ia menjadi demikian
sepenuhnya. Biarkan dia terjaga.
Orang yang telah tahu tetapi tidak tahu; biarkan ia melihat sekali lagi permulaan dari
semuanya.
Orang yang tidak berharap tahu, dan masih mengatakan bahwa dia butuh tahu; biarkan
dia dibimbing kepada keselamatan dan cahaya.
Orang yang tidak tahu, dan tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu, melalui pengetahuan ini,
biarkan ia tahu.
Orang yang tidak tahu, berpikir bahwa dirinya tahu, bebaskan dia dari kekacauan
terhadap kebodohan tersebut.
Orang yang tahu, dan tahu bahwa dirinya tahu; ia bijaksana. Biarkan dirinya diikuti.
Melalui keberadaannya, mungkin manusia berubah.
Aku yang tahu, dan tidak tahu bahwa aku tahu; biarkan aku menjadi demikian
sepenuhnya. Biarkan aku terjaga.
Aku yang sudah tahu, tetapi tidak tahu; biarkan aku melihat sekali lagi, permulaan dari
semuanya.
Aku yang tidak berharap tahu, tetapi masih mengatakan bahwa aku butuh tahu; biarkan
aku dibimbing kepada keselamatan dan cahaya.
Aku yang tidak tahu, dan tahu bahwa aku tidak tahu; biarkan aku, lewat pengetahuan ini,
tahu.
Aku yang tidak tahu, namun beranggapan bahwa aku tahu; bebaskan aku dari kekacauan
atas kebodohan tersebut.
Orang yang tahu, dan tahu bahwa itulah dirinya, ia orang bijak. Biarkan dirinya diikuti.
Melalui keberadaannya manusia mungkin berubah.
Kita yang tahu, dan tidak tahu bahwa kita tahu; biarkan kita menjadi orang sepenuhnya.
Biarkan kita berubah.
Kita yang telah tahu, tetapi tidak tahu; biarkan kita melihat sekali lagi, permulaan dari
semuanya.
Kita yang tidak berharap tahu dan masih mengatakan bahwa kita butuh tabu; biarkan kita
dibimbing kepada keselamatan dan cahaya.
Kita yang tidak tahu, dan tahu bahwa kita tidak tahu; biarkan, melalui pengetahuan ini,
kita tahu.
Kita yang tidak tahu, tetapi berpikir bahwa kita tahu; bebaskan kita dari kekacauan
terhadap kebodohan tersebut.
Dia yang tahu, dan tahu bahwa itulah dia, dia seorang yang bijak; biarkan dia diikuti.
Dengan kehadirannya semata orang mungkin berubah.
Sebagaimana dengan nenek moyang kita,
Demikian pula dengan penerus kita.
Demikian pula dengan kita.
Kita tegaskan perjanjian ini.
Maka biarkan terjadi.
(Hikayat Sarmoun)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar