Minggu, 04 Juli 2010

Orang Yang Mengetahui

Seorang Sufi yang mengetahui Kebenaran Abadi, bertindak dan berbicara dengan
mempertimbangkan pemahaman, keterbatasan dan prasangka dominan yang tersembunyi
pada pendengarnya. Bagi Sufi, beribadat berarti pengetahuan. Melalui pengetahuan ia
memperoleh penglihatan.
Sufi meninggalkan tiga 'aku'. Ia tidak mengatakan 'untukku', 'denganku' atau 'milikku'. Ia
tidak boleh menghubungkan segala sesuatu dengan dirinya. Sesuatu yang tersembunyi
dalam tempurung tak berguna. Kita sekadar mencari sasaran yang kurang layak, dengan
tidak memperhatikan nilai tak terbatas yang sangat berharga.
Makna kemampuan menafsir adalah, bahwa seseorang dapat dengan mudah membaca
sesuatu yang dikatakan oleh orang bijak dalam dua cara yang amat berlainan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar